Sekolah itu Titipan Anak Cucu
Sekolah adalah penitipan anak cucu bangsa. Kita harus berupaya
sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan terbaik untuk anak-anak kita. Ingat
kita ini dipercaya oleh orang tua, kita dipercaya oleh masyarakat dan negara,
maka bersemagatlah untuk memberikal bekal yang terbaik kepada anak didik kita.
Mereka butuh keteladanan, kehangatan, ilmu dan ketampilan serta yang
tidak kalah pentingnya adalah penanaman budi pekerti luhur untuk bekal hidup ke
depan.
Penanaman budi pekerti luhur itulah yang tidak dapat dinilai
dengan apapun. Kalau saya boleh ngomong guru itu harus betul-betul super. Manusia
pilihan dan tidak sembarang orang dapat mewakilinya. Namun juga bukan malaekat.
Malaikat adalah makluk kepastian manusia makluk kemungkinan. Guru
itu dapat sabar juga dapat tegas mungkin juga bisa menjadi penyayang dan
sebaliknya bissa marah. Berbeda dengan malaikat yang hanya melakukan apa yang
diperintahkan oleh Allah SWT.
Seandainya kita punya anak sedang sakit, kita pasti pengen mencari
dokter yang terbaik. Demi kesembuhan anak kita. Berapaun biayanya akan ditempuh
dan bahkan mencari dokter yang terbaik. Itulah Bupati kita Dr. Suprawoto SH M.Si.
beliau menganalogikan bagaimana seharusnya seorang guru itu. Beliau sangat
perhatian dengan dunia pendidikan.
Wahai para pendidik, kepala sekolah dan tenaga kependidikan bawalah
anak bangsa menjadi anak-anak yang hebat di masa mendatang.
Sudahkah kita memberikan
pelayanan terbaik untuk anak bangsa!
Kapan kalau tidak sekarang. Mari kita berubah. Mari kita belajar,
untuk mengamati, menirukan dan memodivikasi serta mengkreasi untuk bekal kita
menghadapi dunia yang penuh perubahan. Mari kita siapkan anak kita menjadi
pemmpin-pemimpin di negeri sendiri maupun di negeri orang.
Ayo...berubah dan bergerak terus maju pantang mundur
demi Negara adil dan makmur.
Comments
Post a Comment