Cuplikan Khotbah Idul Fitri ke-3
Membangun Kecerdasan Sosial
Melalui Puasa di Bulan Ramadhon
di Masjid Firdaus Madiun
Membangun kerja kecerdasan sosial dengan pengertian selalu memiliki rasa empati, simpati, dan selalu ingin menolong orang yang mendapatkan kesulitan dalam kehidupannya. Kecerdasan sosial ini akan mengikis habis sifat egois, kikir dan materialistik dan diganti akan diganti dengan sifat kedermawanan.
Ibadah puasa melatih dan mengajarkan seseorang untuk merasakan betapa beratnya rasa haus dan lapar. Padahal haus dan laparnya orang yang berpuasa sifatnya sementara dan batas. Yaitu mulai dari terbitnya Fajar sampai terbenamnya matahari. Bagaimana dengan orang yang sepanjang hidupnya merasakan lapar, haus dan dahaga. Kita tidak pantas membiarkan mereka dalam keadaan lapar dan haus tersebut secara terus-menerus. Ibadah puasa menanamkan bahwa kita adalah bagian dari mereka dan mereka pun adalah bagian dari kita. Rasulullah bersabda dalam Haditsnya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari: yang artinya “engkau akan melihat orang-orang yang beriman dalam kasih sayang mereka dalam kecintaan mereka dan dalam keagamaan mereka antar sesamanya adalah bagaikan satu tubuh Apabila salah satu anggota merasakan sakit maka sakitnya akan merembet ke seluruh tubuhnya sehingga semua anggota tubuhnya merasakan sakit dan merasakan demam karenanya”.
Bagi orang yang memiliki kecerdasan sosial yang tinggi, akan terwujud dalam sikap kedermawanan dan mendapatkan anugerah kedekatan atau taqorrub dengan Allah SWT. dan juga dengan sesama manusia. Begitu sebaliknya orang yang asosial dan bakhil itu, akan mendapatkan adzab jauh dari Allah dan jauh dari manusia.
Hal ini sebagaimana hadits Rosululloh SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi sbb: Orang yang pemurah itu dekat dengan Allah SWT, dekat dengan manusia, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Dan orang yang bakhil itu jauh dari surga dan dekat dengan neraka. Orang yang jahil (bodoh) tapi pemurah itu lebih dicintai Allah daripada ahli ibadah tapi bakhil”.
Dengan berakhirnya puasa ramadhon akan menumbuhkembangkan kecerdasan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai makhluk sosial kita tidak akan dapat hidup sendiri. Kita butuh orang lain untuk mewujudkan kehidupan yang rukun, damai dan sejahtera untuk menuju kehidupan yang kekal abadi di surga,
Bersambung …..
Comments
Post a Comment