. Guru itu pemain belum banyak guru itu menjadi pemain karena memang tidak mampu atau memang tidak mau dan atau tidak mau mengambil resiko kalau guru sebagai pemain dia akan melibatkan semua jiwa raganya untuk ikut dalam semua kegiatan di sekolah guru sebagai pemain akan menjadi pemenang dalam memberikan pendidikan kepada anaknya maka orang buru harus bisa mengambil inisiatif untuk menjadi pemain di semua kegiatan sekolah
Posts
Showing posts from May, 2019
GURU ITU PENONTON
- Get link
- X
- Other Apps
Oleh: edy siswanto. Sekolah itu tempat mencari ilmu. Semua makhuk yang ada di sekolah merupakan pembelajaran bagi semua warganya. Anak didik merupakan centra untuk tumbuh kembangnya generasi mendatang. Maka semua komponen sekolah menjadi sumber dari segala sumber pembelajaran untuk anak bangsa. Di sekolah ada benda yang bergerak dan juga tidak bergerak. Yang tidak bergerak perlu dirawat dan diperbaiki. Sedang yang bergerak perlu ditumbuh kembangkan untuk lebih artistic dan menerik. Semua makhuk yang ada menjadi aset pembelajaran untuk generasi kita. Contoh gedung yang indah, kokoh serta nyaman ditempati merupakan pembelajaran untuk anak bangsa. Gedung yang kokoh menjadi inspirasi anak akan terbentuknya karakter kokoh , tegar dan tidak pernah menyerah. Lingkungan yang asri, bersih dan nyaman ditempati akan membentuk pribadi yang peka dengan kebersihan dan keindahan . Sehingga hidup dimananpun akan menjadi agen bersih diri dan keindahan lingkungannya. Namun yang ...
Guru Itu Pelit
- Get link
- X
- Other Apps
Edy Siswanto SMPN 1 Karangrejo Magetan Mengapa Guru Pelit? Pelit adalah orang yang tidak mau memberikan sebagian hartanya kepada orang yang membutuhkannya. Namun pelit di sini adalah guru yang tidak mau memberi tuntunan dan tontonan kepada anak didiknya. Bahkan ada sebagian guru yang mempunyai keahlian khusus, namun belum menularkan kepada anak didiknya. Memang sebagian besar guru kita masih “peliiiit..” Kehidupan di sekolah tidak ubahnya keluarga di rumah tangga. Ada orang tua atau guru, ada anak didik dan ada orang lain yaitu tenaga non kependidikan (karyawan tata uasaha). Orang tua di rumah selalu memberikan pengawasan dan suri tauladan serta pembelajaran kepada buah hatinya. Orang tua selalu memberikan saran dan peringatan ketika melihat buah hatinya melakukan pelanggaran atau kesalahan. Hal itu dilakukan setiap saat dan terus menerus sehingga anaknya tidak akan melakukan kesalahan atau melanggar aturan baik yang disepakati keluarga maupun tidak. Berilah Tu...
ESEM BUPATI, LIRIK BEKEL, DAN DUPAK KULI
- Get link
- X
- Other Apps
Edy Siswanto SMPN 1 Karangrejo Magetan Dunia anak memang banyak sekali perbedaannya. Setiap anak membawa karakter yang berbeda. Hal itu dapat dipengaruhi dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekitarnya. Setelah berkumpul di sekolah mereka membentuk kelompok kecil yang sepaham dan cenderung bekarakter sama. Mereka menjadi kelompok-kelompok kecil yang mempunyai kegiatan dan tempat yang sama. Kelompok itu sering bekerja sama dan duduknyapun ada kecenderungan untuk selalu berdekatan. Semisal mereka melakukan sholat jamaah di sekolah, mereka juga berdekatan. Mereka lebih nyaman ketika bersama dengan teman-teman yang sepaham. Ketika masyarakat kecil itu melakukan aktifitas yang positif, maka teman dan kelompok lain dan bahkan gurunyapun akan memberikan apresiasi yang baik. Apresiasi itu bisa berupa tugas untuk menjadi pembimbingan teman sebaya kelompok lainnya. Mereka akan lebih termotivasi untuk melakukan kegiatan membantu teman . Baik berupa kesulitan belajar maupun mengajak...
GAJI UTAMA UNTUK 24 JAM MENGAJAR, TPP UNTUK LINTAS SEKTORAL
- Get link
- X
- Other Apps
Oleh: Edy Siswanto SMPN 1 Karangrejo Magetan Dunia pendidikan kita mulai menjadi perhatian profesi lain. Banyak yang mencibir kinerja guru tak layak untuk ditambahi tunjangan satu kali gaji. Dari segi waktu memang masih banyak yang kurang memenuhi. Sebab sebagian besar guru pulang dari sekolah di bawah jam 14.00. Banyaknya guru yang sudah terlanjur dipasung dengan kesederhanaan dan longgarnya waktu dimasa lalu, merupakan karakter yang sulit untuk di ajak bekerja keras. Perubahan sekarang yang menuntut guru untuk bekerja lebih dengan pekerjaan tanpa batas merupakan hal baru yang mereka hadapi. Banyak yang masih sulit untuk diajak berubah dengan cepat. Apalagi yang mendekati pensiun. Terlalu lamanya mereka berpola pikir bahwa jadi guru itu hanya menyampaikan ilmu selesailah sudah, membuat mereka sulit bahwa perilaku, tindakan dan pemikiran serta amaliah mereka harus dicontohkan untuk anak didiknya. Pekerjaan ini membutuhkan keterbukaan yang senantiasa...
ZONASI PERLU DICERMATI
- Get link
- X
- Other Apps
Oleh: Edy Siswanto SMPN 1 Karangrejo Magetan Sangat luar biasa pengebirian orang swasta terhadap sekolah negeri. Mereka tidak rela anak hegeri jadi pandai. Dengan sistem zonasi akhirnya sekolah negeri tidak akan mengungguli sekolah swata. Masih ingat Sekolah Berstandar Internasiaonal (SBI) atau RSBI. Mengapa dilarang hidup di Indonesia, dan sekarang ada zonasi. Itulah keirian swasta di negeri ini. Mau dibawa kemana sekolah negeri ini. Sekolah dilarang berbeda. Biarlah sekolah swasta yang menjulang tinggi dan sekolah negeri dilarang pandai. Artinya Anak Indonesia dilarang pandai. Kalau tidak pandai tidak akan menjadi pemimpin di negeri ini dan akan mudah untuk dikuasai. Dengan adanya zonasi banyak anak kita yang pandai putus asa, karena tidak masuk di sekolah yang diminati. Bahkan ada anak di Blitar rela mati karena takut tidak masuk sekolah yang diidolakannya. Mengapa sekolah kita tidak boleh melayani semua talenta anak negeri ini. Mengapa ha...
GURU ITU PENAKUT
- Get link
- X
- Other Apps
oleh: Edy Siswanto SMPN 1 Karangrejo Magetan Masih adakah guru yang takut dengan anak didiknya? Jawabannya ternyata masih ada. Guru yang tidak bisa mengendalikan kelas itu termasuk salah satu kriteria guru yang takut dengan anak didiknya. Ketika ada anak didik yang mendengar bel masuk sekolah dan anak tersebut masih berkeliaran di luar kelas, maka itu juga termasuk guru takut murid. Apalagi jika kelas ramai, tetapi bukan ramai karena belajar atau diskusi, maka itu juga tanda-tanda guru takut murid. Ketika ada murid melanggar peraturan dan guru tidak mau memberi teguran atau peringatan, berarti guru itu takut murid. Apalagi ada pengawas yang diam ketika ada anak didiknya nyontek, itu juga guru takut pada muridnya. Lazimnya anak-anak ketika melihat Jadwal Ujian, bukannya mata pelajaran apa yang dilihat, tetapi siapa guru yang mengawainya. ketika anak bilang yes.!!..yes !! ..berarti tanda pengawas itu takut kepada muridnya. Nah bagaimana model guru kita di negeri ini? Bap...