Menyalip di Tikungan dan Mingisi Ruang Kosong
Semua kabupaten dan Kota pingin unggul. Semua pingin ada branding. Semua pingin dilirik oleh kabupaten dan kota lain. Semuanya pingin dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun Asing.
Untuk menjadikan Magetan Terdepan, maka kita harus menyalip ketika kita semua berada di tikungan atau mengisi ruang kosong.
Hampir sama analogi Pak Muh. NUH dan bupati kita .Bapak Suprawoto. Yaitu Muh. NUH "menyalip di tikungan" dan Bupati kita "mngisi ruang kosong"
Analogi dari percepatan pembangunan atau program harus jeli meilihnya.
Dapat kita lihat disetiap balapan motor paling banyak menyalip disaat ada tikungan.
Maka untuk menjadikan Magetan terdepan kita harus mempunyai program yang tidak dipunyai oleh orang lain.
Mengisi yang kosong untuk menuju Magetan Terdepan juga harus mencari celah orang lain tidak melakukannya. Ketika semua Kabupaen kota berbicara literasi, kita juga terpusat pada literasi. Namun kita ambil khsus bahasa Daerah yang kita proiritaskan.
Semoga ..sukses
Untuk menjadikan Magetan Terdepan, maka kita harus menyalip ketika kita semua berada di tikungan atau mengisi ruang kosong.
Hampir sama analogi Pak Muh. NUH dan bupati kita .Bapak Suprawoto. Yaitu Muh. NUH "menyalip di tikungan" dan Bupati kita "mngisi ruang kosong"
Analogi dari percepatan pembangunan atau program harus jeli meilihnya.
Dapat kita lihat disetiap balapan motor paling banyak menyalip disaat ada tikungan.
Maka untuk menjadikan Magetan terdepan kita harus mempunyai program yang tidak dipunyai oleh orang lain.
Mengisi yang kosong untuk menuju Magetan Terdepan juga harus mencari celah orang lain tidak melakukannya. Ketika semua Kabupaen kota berbicara literasi, kita juga terpusat pada literasi. Namun kita ambil khsus bahasa Daerah yang kita proiritaskan.
Semoga ..sukses
Comments
Post a Comment