SEKOLAH BERNUANSA PONDOK PESANTREN SALAH SATU JAWABAN MASA DEPAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN MAGETAN
Genderang sudah mulai ditabuh. Setelah disibukkan dengan ujian nasional, para guru mulai kerja keras lagi untuk mencari murid demi langgengnya TPP. Mereka berani mengeluarkan uang hanya untuk menarik peserta didik baru untuk mendaftar di sekolahnya. Persaingan antar sekolah sudah samakin kejam. Mereka terkadang tidak mau berempati. Mereka saling serobot mengambil jatah orang lain. Hal itu dilakukan karena hanya untuk mempertahankan yang namanya TPP (Tunjangan Profesi Pendidik). Namun setelah peserta didik masuk sekolah, kondisi dan nuansanya masih seperti yang dahulu. Artinya memberikan ilmu apa adanya tanpa adanya variasi dan inovasi, sehingga peserta didik baru mengalami hal yang sama seperti belajar di sekolah sebelumnya. Hal ini akan menjadi bumerang bagi kita, karena peserta didik yang baru mengharap dengan sangat untuk mendapatkan suasana pembelajaran yang PAIKEM GEMBROT (Pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, menyenangkan, gembira, dan berbobot). Namun ya...