PENINGKATAN DISPLIN MELALUI MENULIS VOCABULARY SETIAP HARI DI RUMAH




Saat ini banyak anak didik kita yang kurang disiplin dal belajar, terutama di rumah. Dengan kemajuan teknologi anak terkena virusnya sehingga muncul penyakit anak sekarang adiantaranya: malas, dan ndableg.
Malas untuk mandi, belajar, makan, membantu orang tua, dan semuanya yang berkaitan dengan kegiatan di rumah. Ndableg menjadi penyakit kedua karena suara apapun disekitarnya tidak membuat beranjak dari tempatnya. Bahkan panggilan orang tua sudah tidak diindahkan lagi, sampai aterkadang orang tua jengkel dengan no rekennya. Panggilan dua, tiga bahkan sampai aempat kali baru anak tersebut menurutinya. Orang tua semakin jengkel karena wajah anak tersebut bukannya ikhlas dan senang melakukan perintahnya, namun sambil ngedumel, menggerutu dan bahkan terlihat lunglai dan lemas dan bekerja tidak ikhlas.
Terjangkitnya virus teknologi membuat waktu di rumah dihabiskan dengan teman dekatnya yaitu tablet, Ipadh, handphone dan laptop atau komputer. Oleh sebab itu orang tua dan guru harus bekerja sama untuk mengalihkan dunia iolektronik dengan pekerjaan lain seperti: Pekerjaan rumah, tugas terstruktur yang harus diketahui oleh orang tua, dan kegiatan lain yang disepakati oleh guru dan anak didik yang diketahui oleh orang tua.
Pembiasaan di SMPN 1 Takeran untuk menulis Vocabulary atau kalimat berbahasa inggris setiap hari merupaka salah satu kendali anak didik di rumah. Penulisan kalimat tersebut tidak hanya berhentimenulis itu saja, namun harus dibaca pada waktu pagi ketika masuk printu gerbang sekolah.
Ketika masuk di halaman sekolah bapak ibu guru dan sebagian OSIS yang pilet sudah menunggunya untuk bersalam dan memperlihatkan tulisan kalimat yang berbahasa inggris.
Tentunya waktu untuk menanyakan tagihan tersebut mebuat agak lama dan terjadi antrian. Antrian inilah yang juga membentuk pembiasaan untuk budaya antri. Aklibat dari salaman dan tagihan Vocabulary, anak didik semakin rajin untuk datang lebih pagi. Anak didik sebagian besar berdatangan dari pukul 06.30 sampai 06 45. Waktu itu adalah jam-jam paling paling padat amak berebut untuk bersalaman sambil mengucapkan kalaimat bahas inggris.
Dari pembiasaan menulis kalaimat dapat menjadikan dampak karambol yaitu, anak datang lebih awal, kerapian seragam sangat bagus, menambah rasa kekeluargaan yang semakin erat, bisa mengetahui kondisi individu  anak didik, sering komunikasi , menambah perbendaharaan bahasa inggris, menjadi tidak sombong karena cium tangan, dan semakin mudah diatur.
Dari serangkaian perubahan tersebut bisa disimpulkan bahwa menulis avocab dapa meningkatkan kedisiplinan anak didik.

Comments

Popular posts from this blog

PTK

Yahudi ..

Tidur