Program MKKS
Program MKKS.
1. Program pengembangan profesi pendidik yaitu dengan mengadakan Diklat minimal 3 kali dalam setahun.
Pertama adalah Diklat penulisan karya tulis ilmiah populer
2. Penulisan atau pembimbingan pembuatan PTK.
3. Pembimbingan membuat buku.
4. Diklat penulisan karya tulis di jurnal ilmiah yang ber issn.
Selain program tersebut diatas adalah sekolah harus mempunyai branding atau keunggulan masing-masing.
C. peningkatan potensi anak didik khususnya OSIS di Kabupaten Magetan.
Program yang ketiga adalah Peningkatan Prestasi MGMP. Setiap MGMP harus mempunyai program unggulan seperti bidang seni budaya setiap tahun harus menampilkan karya-karya anak yang digelar dalam unjuk kreasi atau pameran anak bangsa sedangkan bidang studi bahasa daerah mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang seni suara atau Seni minden Sedangkan yang lainnya adalah pengembangan seni pedalangan dan seni karawitan serta anak-anak yang dipersiapkan menjadi Pranoto acoro untuk bisa mendapatkan kemampuan atau keahlian di masa mendatang kejadian bahasa Inggris harus mengadakan pertandingan untuk Inggris hebat Sedangkan untuk bidang olahraga mengumpulkan anak-anak yang berbakat di Vina dalam satu Pusdiklat di tingkat kabupaten Magetan dan yang lain pengembangan di bidang Olimpiade
Untuk program KKN harus kita pertahankan program jangka pendek jangka menengah dan jangka panjang jangka pendek setiap tahun harus mengadakan Diklat minimal 3 kali dalam setahun yang utama Diklat penulisan artikel populer ilmiah yang kedua penulisan PTK yang ketika penulisan buku yang keempat penulisan artikel ilmiah di jurnal yang bergizi jangka menengah 4S mengharapkan semua sekolah harus mempunyai produk unggulan atau One Soul one branded contohnya SMP 1 Karangrejo mengembangkan Sekolah bernuansa Pondok Pesantren Modern dengan membuat kelas tapi yang saat ini sudah banyak anak yang hafal 1 juz terakhir dan bahkan 2 juz sedangkan di bidang olahraga mengembangkan Pusdiklat bola basket yang kedua SMP 1 nguntoronadi mengembangkan Sekolah berwawasan seni budaya dengan mengutamakan keindahan dan lingkungan yang Asri nyaman dan indah sedangkan sekolah SMP 1 Sidorejo mengembangkan SMP UT sehingga sekolah tersebut selalu menjuarai di bidang bola voli baik di Kabupaten maupun se eks karesidenan Madiun program berikutnya adalah pengembangan kemampuan anak-anak OSIS untuk menjadi anak yang hebat dan menjadi pemimpin di masa mendatang Perubahan tersebut diantaranya pengembangan di bidang keagamaan yaitu merevolusi mental akhlak mulia dengan disingkat mabit atau majelis bimbingan iman taqwa sedangkan pendidikan kedua adalah di bidang kedisiplinan dan jiwa pemimpin yang akan dimasukkan dalam Kopassus yang akan dididik oleh tentara maupun kepolisian sedangkan di bidang wirausaha akan kita kembangkan melalui kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri anggota dari program ini bisa dari proses atau anak-anak yang berbakat dan mau mengembangkan kemampuan untuk menjadi generasi hebat di masa mendatang
Sedangkan untuk program MGMP setiap MGMP harus mempunyai program unggulan contohnya seni budaya setiap tahun harus mengadakan pameran sedangkan bidang studi bahasa daerah harus mempunyai wadah untuk mengembangkan potensi anak didik seperti Kärcher Lingen mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang seni pedalangan yang kedua mengumpulkan anak-anak yang bisa menjadi Pranoto acoro yang ketiga mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang seni suara yang ke-4 mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang alat musik Jawa atau gamelan sedangkan bidang studi yang lain harus mempunyai unggulan sendiri
1. Program pengembangan profesi pendidik yaitu dengan mengadakan Diklat minimal 3 kali dalam setahun.
Pertama adalah Diklat penulisan karya tulis ilmiah populer
2. Penulisan atau pembimbingan pembuatan PTK.
3. Pembimbingan membuat buku.
4. Diklat penulisan karya tulis di jurnal ilmiah yang ber issn.
Selain program tersebut diatas adalah sekolah harus mempunyai branding atau keunggulan masing-masing.
C. peningkatan potensi anak didik khususnya OSIS di Kabupaten Magetan.
Program yang ketiga adalah Peningkatan Prestasi MGMP. Setiap MGMP harus mempunyai program unggulan seperti bidang seni budaya setiap tahun harus menampilkan karya-karya anak yang digelar dalam unjuk kreasi atau pameran anak bangsa sedangkan bidang studi bahasa daerah mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang seni suara atau Seni minden Sedangkan yang lainnya adalah pengembangan seni pedalangan dan seni karawitan serta anak-anak yang dipersiapkan menjadi Pranoto acoro untuk bisa mendapatkan kemampuan atau keahlian di masa mendatang kejadian bahasa Inggris harus mengadakan pertandingan untuk Inggris hebat Sedangkan untuk bidang olahraga mengumpulkan anak-anak yang berbakat di Vina dalam satu Pusdiklat di tingkat kabupaten Magetan dan yang lain pengembangan di bidang Olimpiade
Untuk program KKN harus kita pertahankan program jangka pendek jangka menengah dan jangka panjang jangka pendek setiap tahun harus mengadakan Diklat minimal 3 kali dalam setahun yang utama Diklat penulisan artikel populer ilmiah yang kedua penulisan PTK yang ketika penulisan buku yang keempat penulisan artikel ilmiah di jurnal yang bergizi jangka menengah 4S mengharapkan semua sekolah harus mempunyai produk unggulan atau One Soul one branded contohnya SMP 1 Karangrejo mengembangkan Sekolah bernuansa Pondok Pesantren Modern dengan membuat kelas tapi yang saat ini sudah banyak anak yang hafal 1 juz terakhir dan bahkan 2 juz sedangkan di bidang olahraga mengembangkan Pusdiklat bola basket yang kedua SMP 1 nguntoronadi mengembangkan Sekolah berwawasan seni budaya dengan mengutamakan keindahan dan lingkungan yang Asri nyaman dan indah sedangkan sekolah SMP 1 Sidorejo mengembangkan SMP UT sehingga sekolah tersebut selalu menjuarai di bidang bola voli baik di Kabupaten maupun se eks karesidenan Madiun program berikutnya adalah pengembangan kemampuan anak-anak OSIS untuk menjadi anak yang hebat dan menjadi pemimpin di masa mendatang Perubahan tersebut diantaranya pengembangan di bidang keagamaan yaitu merevolusi mental akhlak mulia dengan disingkat mabit atau majelis bimbingan iman taqwa sedangkan pendidikan kedua adalah di bidang kedisiplinan dan jiwa pemimpin yang akan dimasukkan dalam Kopassus yang akan dididik oleh tentara maupun kepolisian sedangkan di bidang wirausaha akan kita kembangkan melalui kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri anggota dari program ini bisa dari proses atau anak-anak yang berbakat dan mau mengembangkan kemampuan untuk menjadi generasi hebat di masa mendatang
Sedangkan untuk program MGMP setiap MGMP harus mempunyai program unggulan contohnya seni budaya setiap tahun harus mengadakan pameran sedangkan bidang studi bahasa daerah harus mempunyai wadah untuk mengembangkan potensi anak didik seperti Kärcher Lingen mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang seni pedalangan yang kedua mengumpulkan anak-anak yang bisa menjadi Pranoto acoro yang ketiga mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang seni suara yang ke-4 mengumpulkan anak-anak yang berbakat di bidang alat musik Jawa atau gamelan sedangkan bidang studi yang lain harus mempunyai unggulan sendiri
Comments
Post a Comment