Nasehat Jumat
*_Assalamualaikum_*
*_Nasehat PAGI_Jum'at*
_Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua duaan dengan seorang perempuan. Di sisi mereka terletak sebotol arak_.
_Kemudian Hasan berbisik dalam hati: "Alangkah buruk akhlak orang itu dan baiknya kalau dia seperti aku!"_.
_Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam_.
_Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi terus terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas_.
_Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan_.
_Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata : "Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong_.
_Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang"._
_Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu_. _Maka lelaki itu berkata padanya:_ _"Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak"_.
_Hasan al-Basri terpegun lalu berkata: "Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan"._
_Lelaki itu menjawab: "Mudah mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan"._
_Semenjak itu, Hasan al Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih daripada orang lain_.
_Jika Allah membukakan pintu solat tahajud untuk kita, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang sedang tertidur nyenyak_.
_Jika Allah membukakan pintu puasa sunat, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang tidak ikut berpuasa sunat_.
_Boleh jadi orang yang gemar tidur dan jarang melakukan puasa sunat itu lebih dekat dengan Allah, daripada diri kita._
_Ilmu Allah sangat amatlah luas_.
_Jangan pernah taksub & sombong pada amalanmu._
_Saudaraku... eloknya cerita ini, boleh jadi pengobat jiwa agar kita terhindar dari sifat mazmumah_.
_Walau sehebat apapun diri kita jgn pernah berkata: "Aku lebih baik drpd kalian"_.
*_Kata kata bijak_*
_Yang singkat itu "waktu"_
_Yang menipu itu "dunia"_
_Yang dekat itu "kematian"_
_Yang besar itu "hawa nafsu"_
_Yang berat itu "amanah"_
_Yang sulit itu "ikhlas"_
_Yang mudah itu "berbuat dosa"_
_Yang susah itu "sabar"_
_Yang lupa itu "bersyukur"_
_Yang membakar amal itu "megumpat"_
_Yang ke neraka itu "lidah"_
_Yang berharga itu "iman"_
_Yang menenteramkan hati itu "teman sejati"_
_Yang ditunggu Allah S.w.t itu "taubat"_
_(Imam Al Ghazali)_
*_Nasehat PAGI_Jum'at*
_Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua duaan dengan seorang perempuan. Di sisi mereka terletak sebotol arak_.
_Kemudian Hasan berbisik dalam hati: "Alangkah buruk akhlak orang itu dan baiknya kalau dia seperti aku!"_.
_Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam_.
_Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi terus terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas_.
_Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan_.
_Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata : "Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong_.
_Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang"._
_Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu_. _Maka lelaki itu berkata padanya:_ _"Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak"_.
_Hasan al-Basri terpegun lalu berkata: "Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan"._
_Lelaki itu menjawab: "Mudah mudahan Allah mengabulkan permohonan tuan"._
_Semenjak itu, Hasan al Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih daripada orang lain_.
_Jika Allah membukakan pintu solat tahajud untuk kita, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang sedang tertidur nyenyak_.
_Jika Allah membukakan pintu puasa sunat, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang tidak ikut berpuasa sunat_.
_Boleh jadi orang yang gemar tidur dan jarang melakukan puasa sunat itu lebih dekat dengan Allah, daripada diri kita._
_Ilmu Allah sangat amatlah luas_.
_Jangan pernah taksub & sombong pada amalanmu._
_Saudaraku... eloknya cerita ini, boleh jadi pengobat jiwa agar kita terhindar dari sifat mazmumah_.
_Walau sehebat apapun diri kita jgn pernah berkata: "Aku lebih baik drpd kalian"_.
*_Kata kata bijak_*
_Yang singkat itu "waktu"_
_Yang menipu itu "dunia"_
_Yang dekat itu "kematian"_
_Yang besar itu "hawa nafsu"_
_Yang berat itu "amanah"_
_Yang sulit itu "ikhlas"_
_Yang mudah itu "berbuat dosa"_
_Yang susah itu "sabar"_
_Yang lupa itu "bersyukur"_
_Yang membakar amal itu "megumpat"_
_Yang ke neraka itu "lidah"_
_Yang berharga itu "iman"_
_Yang menenteramkan hati itu "teman sejati"_
_Yang ditunggu Allah S.w.t itu "taubat"_
_(Imam Al Ghazali)_
Comments
Post a Comment