Posts

Showing posts from November, 2014

Sepeda Santai

Jam 5.45 aku telah sampai di sekolah. untuk mengikuti sepeda santai sekolah yang diadakan oleh Mahasiswa PPL dari IKIP PGRI Madiun. Disamping itu masih banyak acara yaitu digelar berbagai lomba: tari. puisi, pantun, dan acara hiburan.  Kemarin telah diadakan upacara KORPRI dan PGRI di Kecematan dan dilanjutkan jalan santai di Nguntoronadi. Hari Ini Sabtu setelah menglkuti sepeda santai juga ada rapat Koperasi, sehingga acara Upacara Korpri dan PGRI di Nguntoronadi diwakilkan. Semoga semuanya menjadi lancar dan sukses.

Anak Didik Bawa Botol dan Ember.

Pernahkan anak-anaku pergi ke luar kota? Pernah Pak..jika anda menggunakan tranfortasi Bis maka sering anda mampir di Toilet. Berapa yang anda keluarkan??. Rp. 1000, ada yang Rp. 500. Terus seandainya sekolah ini dianggap terminal berapa uang yang harus anda keluarkan?? Maka untuk meningkatkan infaq coba bayangkan saja kalau anda mampir ke toilet..dan anada pasti akan mengeluarkan uang. Jika anda tidak ikhlas dalam berinfaq, maka bawa anda boleh bawa botol untuk tempat kencing.dan yang perempuan bawa ember...hasilnya bisa di bawa pulang.

Meeting di Untoronadi

Sharing K 13 harus terus dilakukan. Guru masih banyak yang belum paham tentang K 13. Maka semua saja yang lebih dulu tahu harus segera memberikan pendampingan kepada teman-temannya.

Membaca Surat Yasin

Asmaul Husna dan membaca yasin setiap jumat pagi, dapat membentuk anak taat dan watak yang rendah hati serta menambah sikap mental. Dipimpin Pak Luqman dari Pondok Gontor.

Bacaa Al'quran Menggema

Pagi yang cerah, sambil mendengarkan lantunan Alquran yang dibacakan oleh anak-anak saya dan anak-anak OSIS SMPN 1 Takeran jabat tangan (salim) sambil mengecek Vocabulary dan kerapian anak didik. Karena hampir sebulan ini saya agak memberikan perhatian di SMPN 1 Nguntoronadi, nampaknya kedisiplinan anak didik SEMESTA juga kendor. Saya hanya berharap semua akan berjalan lancar, jika semuanya berjalan " Disiplin Tanpa Diawasi dan Kerja Keras Tanpa Disuruh" Membimbing kelas Tafid di 7B yang sebagian sudah akan hafal Zuz terakhir, merupakan kebanggaan tersendiri. Dengan berbunyinya bel masuk aku keluar dari kelas 7B dan membersihkan masjid untuk melaksanakan sholat Dhuha. Semoga anak bangasa kita menjadi harapan masa depan  negara.

SYIIR GUS DUR

Untuk menghilangkan kejenuhan akhir pelajaran dalam pelajaran seni budaya dinyanyikan Syiir Gus Dur. Lagunya mengalun cocok untuk jam terakhir, sambil menati bel sebelum berdoa. Dengan diberi aba-aba!! Duduk Manis dan Tepuk Pulang anak bersemangat lagi.Jadi berangkat semangat pulangpun juga semangat. 

PKG SMPN 1 Takeran

Hari-hari ini, menemani guru untuk diambil nilainya. Dalam pengamatan menhasilkan banyak ilmu dan pengalaman yang harus diberitahukan kepada guru-guru, baik yang diamati maupun yang lainnya.  Kekurangan dan kelebihan saling muncul dan perlu untuk dibenahi dan dilakukan untuk membuat pembelajaan lebih baik. Seandainya guru mau menulis apa yang dilakukan di dalam kelas, dapat menjadikan pembelajaran itu sebagai penelitian tindakan kelas. Kekurangn yang telah disampaikan dapat diperbaiki pada siklus berikutnya atau minimal dipergunakan untuk memperbaiki pembelajaran di kelas lain. Kekurangan yang masih banyak dilakukan guru adalah: kurang bisa mengisi waktu luang/ketika ada jeda waktu nganggur. Guru masih mendominasi komando/kurang percaya diri dalam melepas anak didiknya. Yang perlu ditindak lanjuti adalah membuat PTK setiap semester satu.

Mengapa Guru Malas Mengajar

gaji kurang kurang motivasi kurang menguasai materi malas menghadapi anak bandel belum menguasai IT sebagai pekerjaan sampingan kurang inovasi/metode  kurang memiliki kemampuan mengajar lemah pengawasan kurang kesadaran kurikulum sering berubah tidak lulus sertivikasi banyak tuntutan kurang pengalaman perjalanan yang panjang dan bergelombang. Hasil dari Kelas V J 

500 RIBU GURU MALAS MENGAJAR

Berita dari Koran Harian di Jawa tengan Kedaulatan  Rakyat ada sekitar 500 ribu guru setiah hai malas mengajar. Mengajar aja malas apalagi mendidik. Berita itu muncul sekitar tahun 2010. Seandainya sekarang di teliti mungkin masih sama. Walaupun sudah mendapatkan tunjangan stu kali gaji. Memang tidak salah berita itu. kenyataan di sekolah yang pernah saya singgahi masih banyak guru yang kurang ajek dalam meberikan pelajaran kepada anak didiknya. Kalau kita telusuri akar penyebabnya banyak sekali yang harus diurai. Bagaikan mengurai benag yang ruwwet dan kusut. Kalau saya boleh berpendapat yang salah adalah negara. Bukannya guru. Namun semua lapisan masyarakan dan bahkan pemerintahpun menuding gurulah penyebabnya. Memang benar tuduhan itu, namun mengapa negara kita ini dipenuhi oleh guru-guru yang tidak profesional??. Yang salah siapa??. Apa yang mencetak guru?? Atau yang merekrut guru..apa bibit guru ...dan masih banyak apa-apa...yan lainnya. Tidak salah juga yang menjadi kam...

Anakku masih bandel

Jam 6 26 pagi aku sudah berada di kelas. Ketika aku di klas 7B untuk mendampingai anak-anak menghafal Al'Quran, ada anak yang naik sepeda di halaman. Sungguh luar biasa. Akhirnya anak tersebut aku suruh menaikkah sepedanya di pundak dan keliling sekolah. Gantian masak aku sepeda selalu dinaiki, sekali-kali aku ganti naik orang yang biasa nangkring di punggung saya. Terima kasih bapak..  

Pendampingan K 13

Yang menjadi pokok masalah dalam pendampingan kurikulum 13 adalah Penilaian, Pelaksanaan pembelajaran dan pembuatan RPP. Masalah yang sangat krusial dalam pendidikan saat ini adalah pendampingan terhadap sikap mental anak. Sementara ini masih banyak guru yang belum berani untuk mengubah diri. Contoh guru belum mau terjun untuk dekat dengan anak didik. Mendampingi anak didik untuk ikut sholat dhuha, dhuhur, memberi contoh puasa sunah, Memberi contoh untuk kebersihan lingkungan, berpakaian, datang tepat waktu, dll

Pelatihan Pengisian Aplikasi Penilaian

Hari ini senin para guru dan Urusan kurikulum mengadakan latihan pengisisan aplikasi penilaian di SMPN 1 Magetan. Selain itu juga mengumpulkan guru inti untuk menulis ulangan bersama.

Revolusi Mental

Presiden kita Jokowi menghembuskan Revolusi Mental untuk Bangsa Indonesia. Baik untuk anak bangsa maupun generasi tua. Apa yang direvolusi? 1. Mindset Orang tua yang cenderung kaku dan tidak mau berubah. 2. Anak muda perlu bekerja keras 3. Anak didik dibekali mental yang membaja  

Lesson Study SMPN 1 Takeran Berkiprah.

Image
Pendampingan Lesson Study dari UM Malang dan Surabaya telah datang dan akan memberikan motivasi tersendiri bagi Gudel untuk membuktikan diri dalam proses pembelajarannya. Para gudel serius untuk emmperbaiki kinerjanya dibidang pembelajaran.