Orang pintar adalah orang yang menyandang profesor atau doktor. Namun Berbeda dengan arti orang pintar
menurut Rasulullah berbeda, Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa orang
pintar itu adalah orang yang selalu ingat akan kematian, dan berusaha
selalu mengarahkan seluruh aktivitas hidupnya untuk menghadapi kematian.
Mati dalam keadaan terbaik, khusnul khatimah.
Ketika Rasulullah Saw ditanya, siapakah orang
yang sebenarnya paling cerdas, beliau menjawab,
الكيس من دان نفسه, وعمل لما بعد
الموت والعاجز من اتبع هواها وتمني على الله الأماني (رواه
الترمذي)
Orang yang cerdas adalah orang yang dapat menundukkan hawa
nafsu dan beramal untuk bekal sesudah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah
orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah dengan
panjang angan-angan (Tuulul ‘amal).
Comments
Post a Comment