Halal Bi Halal
Banyak para kyai memeberikan tausyiah tentang pentingnya berderma.
Ajakan untuk tidak cetil bin pahit sering kita dengarkan. Wong chethil bin mlirit biasanya orang tersebut banyak problema dan pada akhirnya orang tersebut sakit-sakitan. kalau tidak sakit dirinya ya keluarganya kata Ustad Su Toyo Ketua MUI Kota Madiun. Selanjutnya tandanya orang yang chethil, kalau ada tamu sering berkata "monggo di dhahar, dimakan, diminum tetapi, tidak di bukakan rodongnya atau toples tempat snecknya.
Sedangkan menurut Ketua KUA Kecamatan Takeran dengan uang duapuluh (20) ribu rupiah untuk mentraktir sekitar 7 orang di warung itu merupakan tanda orang yang dermawan.
Berbeda dengan Ustad Muhidin dari Kepala KUA Kecamatan Plaosan, ketika kita membeli nasi bungkus seharga 4 ribu dan kebeulan uang kita 5,000 dan akhirnya yang seribu dikasihkan ke penjual nasi, maka yang terjadi penjual dengan tulus mendoakan "semoga banyak rejeqi dan panjang umur"
Apa dibalik cerita ini? Ketika kita melakukan sholat wajib pahala sudah tentu ada perhitungan sendiri, sedangkan ibadah yang sunnah justru akan diambahi pahala dan barokhahnya.
Dari ketiga Kyai itu mempunya kesamaan substansi yaitu pentingnya sodaqoh, infaq atau tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.
Ajakan untuk tidak cetil bin pahit sering kita dengarkan. Wong chethil bin mlirit biasanya orang tersebut banyak problema dan pada akhirnya orang tersebut sakit-sakitan. kalau tidak sakit dirinya ya keluarganya kata Ustad Su Toyo Ketua MUI Kota Madiun. Selanjutnya tandanya orang yang chethil, kalau ada tamu sering berkata "monggo di dhahar, dimakan, diminum tetapi, tidak di bukakan rodongnya atau toples tempat snecknya.
Sedangkan menurut Ketua KUA Kecamatan Takeran dengan uang duapuluh (20) ribu rupiah untuk mentraktir sekitar 7 orang di warung itu merupakan tanda orang yang dermawan.
Berbeda dengan Ustad Muhidin dari Kepala KUA Kecamatan Plaosan, ketika kita membeli nasi bungkus seharga 4 ribu dan kebeulan uang kita 5,000 dan akhirnya yang seribu dikasihkan ke penjual nasi, maka yang terjadi penjual dengan tulus mendoakan "semoga banyak rejeqi dan panjang umur"
Apa dibalik cerita ini? Ketika kita melakukan sholat wajib pahala sudah tentu ada perhitungan sendiri, sedangkan ibadah yang sunnah justru akan diambahi pahala dan barokhahnya.
Dari ketiga Kyai itu mempunya kesamaan substansi yaitu pentingnya sodaqoh, infaq atau tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.
Comments
Post a Comment