Lulus 100%
Dunia pendidikan di Magetan bisa benafas lega. Karena semua anak SMP di Magetan lulus semuanya. Dilihat dari danemnya mengalami penurunan yang cukup lumayan.Nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) 2013 untuk tingkat SMP/MTs turun.
Tahun lalu, nilai rata-rata ujian nasional di jenjang ini mencapai 7,47,
sementara tahun ini hanya 6,1.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengungkapkan analisis terhadap penurunan nilai rerata ini. Menurutnya, ini dipengaruhi bobot soal tahun antara tahun lalu dan tahun ini.
"Memang turun 1,37 nilai rerata UN murni untuk jenjang SMP/MTs kali ini," kata Nuh saat jumpa pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Jumat (31/5/2013).
Pada tahun ini, lanjutnya, bobot soal yang sulit naik menjadi 20 persen sedangkan pada tahun lalu bobot soal yang sulit jumlahnya hanya mencapai 10 persen saja dari keseluruhan soal.
Karena kejujuran sudah ditegakkan dengan tidak sistim 20 soal yang berbeda. Bahkan antara soal yang satu dengan yang lain sudah tidak bisa mengenalinya, karena menggunakan kode scan barkot.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengungkapkan analisis terhadap penurunan nilai rerata ini. Menurutnya, ini dipengaruhi bobot soal tahun antara tahun lalu dan tahun ini.
"Memang turun 1,37 nilai rerata UN murni untuk jenjang SMP/MTs kali ini," kata Nuh saat jumpa pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Jumat (31/5/2013).
Pada tahun ini, lanjutnya, bobot soal yang sulit naik menjadi 20 persen sedangkan pada tahun lalu bobot soal yang sulit jumlahnya hanya mencapai 10 persen saja dari keseluruhan soal.
Karena kejujuran sudah ditegakkan dengan tidak sistim 20 soal yang berbeda. Bahkan antara soal yang satu dengan yang lain sudah tidak bisa mengenalinya, karena menggunakan kode scan barkot.
Dengan demikian kualitas pendidikan dapat dipertanggungjawabkan kemurniannya. Walaupan demikian masih ada juga yang mendapatkan bocoran kunci jawaban. Di sebagian MTsN Magetan ditemukan kunci jawaban yang sangat luarbiasa akuratnya.Kunci tersebut ternyata akurasi kebenaraanya 100%, sehingga kasus ini tidak main-main, bahkan pasti ada intelektual pelaku yang mungkin menghancurkan dunia pendidikan.
Penyebab bocornya soal tersebut ada berbagai penyebab antara lain:
- Ingin anak didiknya memiliki Nilai Ujian NAsional tinggi, sehingga dapat menaikkan derajat sekolah.
- Ingin mendapatkan uang dengan jalan yang cepat.
- Ingin menghancurkan dunia pendidikan.
- Ingin menghancurkan tokoh yang bergelut dengan dunia pendidikan alias Menteri Pendidikan.
- Ada pihak yang mungkin pula memanfaatkan bisnisnya sehingga laku keras dengan memberikan bocoran yang akurat.
Comments
Post a Comment