2 Hari Mengunjungi Guru Prestasi

Dalam rangka memilih guru yang akan dikirim ke Tingkat Propinsi maka perlu sekali mengecek kondisi nyata di sekolah masing-masing. Para peserta yang akan maju ke tingkat provinsi harus mempunyai perangkat pembelajaran dan berbagai kegiatan yanga ada hubungannya dengan teman sejawat juga muris dan masyarakat sekitar.
 Rabu dan Kamis 22/23 Mei ternyata mendapatkan pengalaman yang luar biasa.
Dalam kunjungannya masih anya guru dan Kepala TK yang belum memenuhi standar Guru TK ataupun Kepala TK.
Begitu datang di lokasi sudah disuguhi pembiasaan yang seharusnya tidak boleh dikatakan dihadapan anak-anak. Ibu Kepala TK memerintahkan anak didiknya "mboten pareng rebutan..dan di Tk lainpun langsung mendengar ..Hayo jangan..nakal..dsb..dsb..
Inilah yang harus dihindari ketika menjadi guru PAUD, TK dan SD atau pendidikan dasar.
Banyak pengaruh dari kata-kata Jangan, Mboten pareng, Tidak boleh..dsh yang intinya melarang anak untuk tidak melakukan sesuatu.

Untuk  menjadikan seorang pemimpin minimal juga harus menjadi guru no 1 di sekolahnya. Inilah momen yang penting untuk mengadu petensi diri dengan guru dari sekolah lain.

Inilah guru  SMPN 1 Takeran yang telah dinobatkan menjadi guru Prestasi. Dinataranya:
  1. Drs Pardi.
  2. Suprapto, M. Pd.
  3. Dra. ANik
  4. Dra. Suhartini
  5. Dra. Endah Sulistyorini.
  6. Dra. Anik Rofaida. M.Pd
  7. Drs. Anto Pramono
  8. Drs. Supriyadi
  9. Dra. Retno Dewanti

Comments

Popular posts from this blog

PTK

Yahudi ..

GEMA Semesta dari GOTA