Posts

Showing posts from 2013

Bersyukur Jadi Guru

Banyak nikmat yang diterima oleh guru. Nikmat yang saat ini diterima adalah tidak masuk kelas. Berarti tidak bertatap muka dengan anak didik. Alias tidak mengajar atau mendidik. Guru seperti itu masih banyak dinegeri ini. Tetapi juga ada guru yang susah jika tidak bertemu dengan anak asuhnya, walaupun hanya sehari. Namun yang kangen dengan anak didiknya, mungkin hanya sebagian kecil.  Di negeri ini masih sedikit guru yang nyaman dan senang masuk kelas. Mengapa demikian? Karena memang seperti itu kenyatannya. Pada prinsipnya guru yang belum senang masuk kelas, berarti belum ahli dalam proses pembelajarannya. Nah, pada saat anak didik belajar di rumah inilah, guru yang enggan masuk sekolah menjadi  berkah yang luar biasa. Merdeka!!..aku bebas dari penjara....

Masuk sekolah paling pagi

Jawara di mana-mana

Story Telling

100 % Baju Masuk

Akibat dari seringnya mulut keluar untuk emberikan peringatan pentingnya penampilan keren, sehingga 100% baju masuk.

Jujur Memang Hancur

Pepatah ini memang ada benanrnya, tetapi hanya sementara. hancur untuk sementara seperti dicaci orang banyak. dan muridnya juga merosot jauh..atau hancur.

bARU BILANG sENIN sELASA DIPANGGIL

Senin yang rindang dan semangat...ketika itu ada meeting untuk memberi semangat, namun saking banyaknya hutang budi kepada seseorang yang membantu pembangunan di SMPN 1 Takeran, sehingga penulis mencoba untuk mengembalikan utang budi. Namun hanya selang sehari berita itu sampai ke Pak Wakil Bupati sehingg aku kena semprotnya.

Hebat-hebat AnAkku

ADA 10 HEBAT KEBAIKAN DAN 10 SEPULUH HEBAT PERBUATAN TIDAK PERLU DITIRU 1.

Loncat Pagar

hebat anakku ketika engkau belum mengerti apa makna hidup La wong diajak sholat jamaah lakok malah nyolot pager. Untung ketahuan alumni yang membantu mengejarnya sehingga menyerahkan kepada penulis. yaaa..tak beri ..dumpalan kasih sayang...

Saya Tidak Pernah Bersih-Bersih di Rumah

Anak ya tetep anak. ketika ada kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, ada anak yang bilang"kerja rodi..dsb. hebat anakku..engkau memang belum tahu.

OSIS Paling Handal di Dunia

Hebat...engakau bisa mendapatkan uang yang banyak..dari meminta ke berbagai pihak untuk peringatan hari ualang tahun sekolah. Stu hari mendapatkan Rp. 750.000 dalam jangka tiga jam... hebat anakku..engkau memang hebat..

Berangkat Ngroeng Pulang Tenang

Ketika mewujudkan pendidikan akhlaq mulia ternyata juga beraneka ragam cerita. Ketika ada anak yang mbandel dan diajak ke Ponpes Temboro, anak tersebut ngroeng berkata kapok dan tidak akan mengulangi lagi. Tetapi setelah pulang dia sangat tenang dan bahkan akan mengajak temannya ke Ponpes Temboro. Hebattt..anakku

Baju Masuk

Hari minggu biasa penulis bermain tenis lapangan di lapangan SMPN 1 Takeran. Ketika aku lewat ada anak yang bersuara bajunya dimasukkan pak...lirih.. tetapi akau dengar. Dan langsung hatiku tergerak untuk memasukkan baju, walaupun itu hari minggu... Hebat anakku..engkau berani memberikan saran kepada siapa saja ketika ada pelanggaran kesepakatan... sekali lagi hebaaattt..

Interupsi Pimpinan Belum diambil Alih

Memang anak pintar dan berani. Hebat ..hebat. Ketika penulis memberi aba-aba yang langsung kepada barisan pramuka, ada seorang yang angkat tangan dan berkata"pimpinan belum diambil alih, sehingga jangan dituruti...

Pasar Di Masjid

Memang anak banyak, akhirnya suaranya yang seperti banyak,. Tidak hanya di pasar saja yang ramai tetapi juga di masjidpun ramai sekali.

Celana Panjang

Dengan banyaknya alasan untuk tidak mambawa sarung maka celana pendek terpaksa harus panjang

jurnal Pacitan Segera Terbit

Hari Sabtu 14 Desember 2013 saya bersama Bapak Suprapto Kepala SMPN 2 Poncol diundang untuk menularkan bagaimana mebuat Jurnal Ilmiah. Para Kepala Sekolah antusias untuk menelorkan Jurnal sendiri. Bahkan ada salah seorang kepala sekolah bernada sinis, karena sudah sering hal ini dilakukan, tetapi hasilnya nol. alias dledek (bohong besar). Dengan semangat itu maka unutk Kabupaten Pacitan akan menerbitkan Jurnalnya perdananya pada bulan Pebruari 2013. Selamat untuk kabupaten Pacitan.

Wakil Kepala Sekolah

Image
Berapa Jumlah Wakil Kepala Sekolah? Diposting pada: 2013-07-05 , oleh : datadapodik , Kategori: Peraturan Jumlah wakil kepala sekolah di satuan pendidikan SD/SMP/SMA/SMK sering menjadi pertanyaan, berikut uraian tentang berapa jumlah wakil kepala sekolah : 1. Jumlah wakil kepala sekolah maksimal 4 orang yang terdiri dari Urusan Kurikulum, Urusan Kesiswaan, Urusan Sarana Prasarana, dan Urusan Hubungan Masyarakat (Instrumen PK tugas tambahan guru pada Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010) 2. Berdasarkan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 (Standar Pengelolaan): a) SD tidak memiliki wakil kepala sekolah b) SMP memiliki 1 wakil kepala sekolah c) SMA memiliki 3 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana) d) SMK memiliki 4 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubungan Industri) 3. Berdasarkan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 tentang Pedoman Tipe SMP: 1) Tipe A (≥ 27 rombel)    ...

Cara Mendapatkan ISSN

Prosedur pengajuan ISSN Terhitung sejak tanggal 1 April 2008, seluruh proses pengajuan dan penerbitan ISSN dilakukan secara online melalui sarana ini. Melengkapi formulir permohonan online di halaman Formulir permohonan ISSN baru . Segera setelah melakukan permohonan, catat nomor ID serta kata-sandi yang diberikan melalui email yang tercatat di formulir pendaftaran dan simpan dengan baik. Ini diperlukan untuk kembali masuk guna mengunggah seluruh dokumen sampai konfirmasi penerbitan kodebar dijital. Mengunggah seluruh data elektronik yang dipersyaratkan untuk pengajuan ISSN melalui sarana yang tersedia. Pemohon tidak perlu mengirimkan dokumen-dokumen fisik, tetapi diwajibkan mengunggah seluruh dokumen tersebut di tempat yang tersedia di halaman formulir (setelah masuk). Melunasi pembayaran biaya administrasi sebesar Rp. 200.000,- langsung ke rekening : a/n PDII LIPI No. 070-0000089198 Bank Mandiri Cabang Graha Citra Caraka Kantor Telkom Pusa...

lIST STUDY

ROOM LIST HOTEL LINGGA NO NAMA NO KTP total pax room 1. SUMINO 3314060304620008 4 1 2. RUMIANA 3314066202650001 3. RAMADHONI 3520086303930001 4 .ROFADAN 5 .WIDODO 3520112211580001 2 1 6 .ISTAMI 3520116203630001 7 .MARDIONO 3520070610550001 2 1 8 .SUNARTI 3520074606570001 9 .SYAIKUR 352003160960001 2 1 10 .HENI SUGIATI 3520035011680001 11 .SIGIT RIYANTO 3314061506600003 2 1 12 .NANIK BUDIARTI 331406551267002 13 .LANTUR 352005150565601 3 1 14 .SUPRAPTI 3520054509640001 15 .BIMA BRILIAN PRIMA 3520050109980002 16 .SUPARMI 3520020505540003 2 1 17 .SUKATIN 3520026704620002 18 .SIGIT TRIYONO 352006150762002 3 1 19 ...

Tiga Kewajiban Bagi Guru

Untuk mewujudkan guru yang profesional sangat berat. Banyak calon guru yang masih merasa berat dalam membaca. Bagaimana bisa menulis membaca saja tidak mau. Seorang guru profesional minimal harus menyandang predikat: Berkepribadian baik. Gemar membaca. Piawai dalam Pembelajaran.

Pacitan Menyusul...

Gerak untuk menulis menggebrak daerah mentaraman. Dari Magetan ke Kota Madiun serta menyusul Kabupaten Ngawi akan saling membantu untuk mewujudkan Jurnal Ilmiah.

Pembimbingan Artikel untuk Jurnal Pendidikan.

Pentingnya artikel untuk kenaikan pangkat semakin mendesak. Dari kebanyakan guru melaporkan bahwa untuk kenaikan pangkat dari IV A ke IV B harus menunjukkan artikel yang telah dimuat di Jurnal Ilmiah yang ber-ISSN. Jadi banyak guru yang minta untuk dimuatkan artikelnya  di Jurnal Inovasi Pendidikan Magetan.

Membaca Alquran di Sekolah

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Alquran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Guru Profesional

Profesional adalah pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sehingga tidak sembaranga orang dapat melakukannya. Guru adalah sosok orang yang dapat merubah perilaku siswa menjadi orang yang sesuai dengan tujuan pendidikan sasional. bagaimana sosok guru yang ideal saat ini? Harus menjalankan perintah agama yang dianut, bahkan kalau Agama Islam bagaikan ustad. Mereka harus rajin menjalankan ibadah dan mmenularkan kepada anak didiknya. Piawai dalam memberikan materi pelajaran. Bagaikan artis yang sedang manggung sehingga penonoton atau anak didiknya senang dan berakhir puas serta materi tuntas.   

Workshop Di SMPN 1 Sidorejo

Sejalan dengan perkembangan jaman, para guru harus dipaksakan untuk menulis. Banyak para guru yang susah menulis. Susahnya para guru untuk menulis dikarenakan lemahnya membaca. Kebanyakan guru di negara ini buta membaca. Bagaimana dapat menulis kalau tidak suka membaca. Dengan kondisi di atas, maka banyak penataran, workshop dan pelatihan untuk menulis. Pada hari senin 19 Nopember 2013 Di SMPN 1 Sidorejo dimulailah pembekalan untuk menulis artikel maupun penelitian tindakana kelas. Peserta diikuti oelh guru mapel Bahasa Inggris dan Seni Budaya.

workshop jurnal di Sarangan

Hari sabtu dan minggu saya bersama Bapak Suprapto mendampingi rekan guru dari kota masiun untuk membuat penelitian tindakan kelas. Diharpkan mereka menghasilkan PTK dan sekaligus menyingkat menjadi artikel ilmiah yang akan dimuat di Jurnal Ilmiah Kota Madiun. Dari 300 peserta ada yang sudah membawa karya jadi sekitar 23 PTK. Sehingga pelaksanakaannya dibagi 2, yang satu kelompok bimbingan pembuatan PTK dan kelompok lainnya meringkas menjadi artikel ilmial. Dari 23 PTK tersebut, ada 3 peserta yang berhasil meringkas  menjadi artikel. Direncanakan Jurnal Kota Madiun akan diterbitkan bulan desember 2013. Dengan adanya wadah jurnal ilmiah tersebut, para guru sudah tidak ada kesulitan untuk kenaikan pangkat. Untuk saat ini kenaikan pangkat dari IV A ke IV B harus ada karya yang dimuat di Jurnal yang ber-ISSN. Akhir-akhir ini banyak guru yang menanyakan bagaimana membuat artikel ilmiah yang dapat dimuat di Jurnal Ilmiah.  Mengapa mereka bertanya? karena ketika mereka mengusulka...