Posts

Showing posts from January, 2020

Baca Yasin dan Dzikir serta Doa Bersama

Image

Mungkinkah Magetan Menjadi Pusat “Gerakan Literasi Barometer Nasional?"

Image
Pada awalnya Gerakan Literasi Sekolah hanya berjalan ditempat. Semangat  untuk menggerakkan gemar membaca dan menulis hanya sekedar himbauan dan wacana. Padahal GLS sudah diluncurkan oleh pemerintah sejak tahun 2015. Gerakan Literasi Sekolah dikembangkan berdasarkan Permendikbud Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Selain itu Ditjen Dikdasmen pada awal 2016 membentuk Satuan Tugas GLS yang terdiri dari beragam unsur yakni birokrat, akademisi, pegiat literasi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Tugas Satgas adalah mensukseskan GLS. Walaupun sudah ada buku panduan GLS, namun gerakan literasi juga belum berhasil memuaskan. Untuk kategori kemampuan membaca, Indonesia berada pada peringkat 6 dari bawah alias peringkat 74. Skor rata-rata Indonesia adalah 371, berada di bawah Panama yang memiliki skor rata-rata 377. Dengan kondisi demikian Magetan mencoba untuk membuat terobosan dengan program  1000 buku karya putra Magetan. Untuk mengawal p...

MAU DIKEMANAKAN ANAK DIDIK KITA

Image
MAU DIKEMANAKAN ANAK DIDIK KITA Sejak kecil sampai saat ini pendidikan kita jalannya masih gontai tak terarah. Anak hanya dijejali teori yang sama rata dan sama rasa. Hak anak didik terpasung pada kurikulum yang sudah paten tidak boleh dirubah. Seandainya akan ditambah, muatan kurikulum kita sudah terlalu banyak. Bayangkan anak setiap minggunya harus menelan pil 42 butir. Padahal setiap anak mempunyai potensi yang berbeda. Apakah anak Indonesia harus sama masa depannya dan sama profesinya? Mari kita bandingkan muatan kurikulum dengan negara lain!!.   Namun di negara tersebut memiliki kualitas pendidikan yang luar biasa. Kita dapat melihat dari kemajuan negara tersebut. Ada apa dengan pendidikan kita? MENTERI KITA sudah memberikan perubahan yang sangat berarti. Dengan menghapus UN dapat memberikan kebebasan sekolah untuk memajukan dan ngembangkan sekolah sesuai dengan kebutuhan negaranya. Dengan memanusikan manusia, anak didik dapat mengembangkan potensinya untuk masa...

Rekam Jejak

Image
ok

Kebahagian Sejati dari Cangkir Kopi

Dalam sebuah acara Reuni, beberapa alumni menjumpai *guru sekolah mereka  dulu.* Mereka menceritakan kisah sukses masing-masing ... Ada yang menjadi : - Wakil Bupati, - Direktur BUMN, - Direktur Bank, - Pengusaha sukses, - PNS, - Guru, - Dokter, - Arsitek, - Pengacara, - Anggota dewan, - Ketua LSM, - Wartawan, - Konsultan, - Kepala Desa dan lain-lainnya. Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tersebut segera ke dapur kemudian mengambil seteko kopi panas dan beberapa *cangkir kopi yang berbeda-beda.* ‎Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik. _“Sudah, sudah ..._ _Ngobrolnya berhenti dulu._ _Ini Bapak sudah siapkan kopi buat kalian,”_ seru sang guru memecah *keasyikan obrolan* mereka. Hampir serempak, mereka kemudian berebut *cangkir terbaik* yang bisa mereka dapat. Akhirnya, di meja yang tersisa hanya satu buah cangkir plastik yang *paling jelek.* Lantas, setelah semua mendapatkan...

Sedekah

Liputan6.com, Jakarta - Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah menurunkan banyak sekali ayat mengenai anjuran bersedekah bagi umat Islam. Selain itu, Allah juga menggambarkan balasan bagi orang yang gemar bersedekah. 1. Gambaran Orang yang Mengajak Bersedekah ۞ لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا Allah berfirman dalam Surat An-Nisa Ayat 114, "Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali (bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mendamaikan di antara manusia. Dan siapa yang berbuat demikian dengan maksud mencari keridhoan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala yang amat besar." 2. Sedekahkan Harta yang Kita Sukai Allah menggambarkan kesempurnaan amalan apabila bersedekah sesuatu yang kita sayangi dalam Surat Ali-Imran Ayat 92, "Kam...

We must change

“Verily, Allaah will not change the (good) condition of a people as long as they do not change their state (of goodness) themselves (by committing sins and by being ungrateful and disobedient to Allaah)” [al-Ra’d 13:11]?.

bungkus dan isinya

*_Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh_* *_Semangat Subuh_* Apa itu "BUNGKUS"-nya dan apa itu "ISI"-nya?. "Rumah yang indah" hanya bungkusnya.. "Keluarga bahagia" itu isinya… "Pesta pernikahan" hanya bungkusnya.. "Sakinah, mawaddah, warahmah" itu isinya… "Ranjang mewah" hanya bungkusnya.. "Tidur nyenyak" itu isinya… "Kekayaan" itu hanya bungkusnya.. "Hati yang bahagia" itu isinya… "Makan enak" hanya bungkusnya.. "Gizi, energi, dan sehat" itu isinya… "Kecantikan dan Ketampanan" hanya bungkusnya.. "Kepribadian dan hati" itu isinya… "Bicara" itu hanya bungkusnya.. "Amal nyata" itu isinya… "Buku" hanya bungkusnya.. "Pengetahuan" itu isinya… "Jabatan" hanya bungkusnya.. "Pengabdian dan pelayanan" itu isinya.. "Kharisma" hanya bungkusnya.. ...

Road Show Buku Karya Anak Magetan

Image
Siap Keliling dari  Desa ke desa untuk mengenalkan buku Putra Magetan Kunjungan kepala perpusnas dapatmeningkatkan gairah untuk berliterasi lagi. Setelah berdarahdarah menghasilkan 450 buku dari 100 buku dalam setahun ternyata juga mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kepala Perpusnas. Dengan bangga beliau menyebutkan prestas gerakan iliterasi yang luar biasa yang dihasilkan oleh oleh pegiat literasi Kabupaten Magetan. Selamat semoga Magetan menjadi Barometer Gerakan Litersi di tingkat Nasional Salah satu gerakan untuk mengobarkan literasi Kabupaten Magetan adalah Road Show Buku Karya Putra Magetan.

Impian Spatma

Merdeka belajar demi anak jadi menggelegar Memberi tanggungjawab jang penuh kepada Presiden Spatma Membangun peradaban (PPK, Pontren) Proyek Bakti Sosial (S 3 dan jimpitan) Pengembangan Sekolah Literasi (satu anak satu tempat duduk dan menghasilkan 9 buku setiap bulan) Mempercanti sekolah  Kopasus akademisi Reward Budaya juara (Adiwiyata, olah raga dan seni) Menjadi baromter Jawa Timur.

Merdeka Belajar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, menetapkan 4 (empat) program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi. “Empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran kedepan yang fokus pada arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” kata Mendikbud pada peluncuran Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar” di Jakarta, Rabu (11/12/2012). Arah kebijakan baru penyelenggaraan USBN, kata Mendikbud, pada tahun 2020 akan diterapkan dengan ujian yang diselenggarakan hanya  sekolah. Ujian tersebut untuk menilai kompetensi siswa yang dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lainnya yang lebih komprehensif, seperti portofolio dan penugasan (tugas kelompok, karya tulis...